Minggu, 15 Maret 2009

4 NAMA MALAIKAT DALAM ALKITAB

Tahukah Anda ada berapa nama Malaikat dalam Alkitab? Jika kita
membaca Alkitab maka kita akan mengetahui bahwa ada 4 nama malaikat
dalam Alkitab yang bisa teridentifikasi yaitu:GABRIEL, MIKHAEL, LUCIFER
(nama ini ada dalam Alkitab bahasa Inggris seperti KJV-King James
Version, dalam Alkitab bahasa indonesia disebut Bintang Timur), dan
ABADON / APOLION. Nah mari kita perjelas satu per satu keempat nama
malaikat ini.



GABRIEL
Gabriel memainkan peran
dalam kisah kelahiran Yesus, dan juga sepupu Yesus, yakni Yohanes
Pembaptis yang usianya lebih tua 8 bulan dari Yesus. Lukas 1
mengisahkan tentang imam Zakharia, yang melihat malaikat di bait Allah.
Gabriel mengumumkan bahwa istri Zakharia, Elisabet, akan melahirkan
seorang anak laki-laki yang akan “menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang
layak bagi-Nya.” Zakharia yang sudah tua menjadi ragu-ragu, maka
Gabriel yang menyatakan bahwa ia “yang melayani Allah” (ay 19),
menghukum Zakharia menjadi bisu sampai bayi itu dilahirkan.

Gabriel mendatangi Maria di nazaret dan memberi tahu bahwa ia akan
melahirkan seorang anak, “Anak Allah Yang Mahatinggi” (ay 32). Maria
menjawab bahwa ia adalah seorang perawan, tetapi Gabriel berkata, “Roh
Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menanungi
enmgkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus,
Anak Allah” (ay 35).

Gabriel menampakkan diri kepada Daniel dalam kitab Daniel sebagai
penafsir dari berbagai penglihatan Daniel yang misterius. (Dan 8:16;
9:21)

MIKHAEL
Ada beberapa Mikhael dalam
Alkitab, tetapi hanya satu yang penting yaitu Mikhael yang menjadi
malaikat dengan jabatan Sang Penghulu Malaikat atau semacam “pemimpin
malaikat atau kepala para malaikat.” Nabi Daniel menyebut dia lebih
dari sekali sebagai “pemimpin”, Mikhael adalah malaikat pelindung
surgawi bagi umat/bangsa Israel (Dan 10:13,21; 12:1). Kitab Wahyu
menggambarkan sebuah peperangan pada akhir zaman, dengan Mikhael dan
malaikat-malaikatnya bertempur melawan Naga, Ular Tua, Setan/ Lucifer
dengan 1/3 para malaikat surga yang mejadi pemberontak mengikuti
Lucifer (12:4,7). Jadi Mikhael lebih terlihat perannya pada akhir zaman
ini.

LUCIFER
Arti namanya yaitu ”pembawa terang”. Ini disebutkan hanya sekali dalam PL, dalam Yesaya 14:12-15:
How
art thou fallen from heaven, O Lucifer, son of the morning! how art
thou cut down to the ground, which didst weaken the nations!
For
thou hast said in thine heart, I will ascend into heaven, I will exalt
my throne above the stars of God: I will sit also upon the mount of the
congregation, in the sides of the north:
I will ascend above the heights of the clouds; I will be like the most High.
Yet thou shalt be brought down to hell, to the sides of the pit.

14:12 "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur,
putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang
mengalahkan bangsa-bangsa!
14:13 Engkau yang tadinya berkata dalam
hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku
mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit
pertemuan, jauh di sebelah utara.
14:14 Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!
14:15 Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur.

Para pembaca Alkitab dari berbagai generasi percaya bahwa Lucifer
itu dulunya adalah malaikat yang melayani Allah dengan pujian dan
penyembahan, tubuhnya dipercaya terdiri dari berbagai macam alat musik,
ketika ia bergerak, maka alat musik dalam tubuhnya berbunyi dengan
indahnya, pada mulanya ia memimpin para malaikat pemuji yang berada di
sekitar takhta Allah, namun kemudian ingin menjadi seperti Allah,
hendak menyamai Yang Mahatinggi, dia seorang malaikat angkuh yang
memberontak melawan Allah, lalu dibuang dari surga ke bumi.

Dalam PB Paulus menyebutkan bahwa setan/Ular Tua/Naga/Singa yang
mengaum-aum “menyamar sebagai malaikat Terang” (2 Kor 11:14). Dalam
suratnya kepada Timotius mengenai kualifikasi rohani bagi seorang
pendeta, Paulus menyatakan bahwa “janganlah ia orang yang baru
bertobat, agar jangan ia menjadi sombong dan kena hukuman seperti yang
terjadi pada Iblis” (I Tim 3:6). Lusifer bersama para malaikat
pengikutnya selalu berusaha mendakwa dan menggoda anak-anak Tuhan,
bahkan berusaha menghalangi pemberitaan injil kerajaan Allah di bumi
ini. Pada Masa Kerajaan Seribu Tahun, Lusifer ditangkap dan diikat
serta dilemparkan ke dalam jurang maut supaya ia jangan menyesatkan
bangsa-bangsa sebelum berakhir masa seribu tahun. Setelah itu dia
dilepaskan dan untuk terkahir kalinya akan pergi menyesatkan
bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi dan mengumpulkan manusia yang
berhasil disesatkan dan berperang melawan Allah dan orang-orang
kudusnya. Namun dikalahkan oleh Allah. Akhirnya Lusifer/Iblis dan para
malaikatnya akan dihukum selama-lamanya di neraka yang kekal bersama
orang-orang yang tidak beroleh keselamatan dalam Yesus.

ABADON / APOLION
Dan raja yang
memerintah mereka ialah malaikat jurang maut; namanya dalam bahasa
Ibrani ialah Abadon dan dalam bahasa Yunani ialah Apolion (Why 11:9)
Arti namanya ialah Kehancuran (Abadon) atau Penghancur/Pembinasa (destroyer- Apolion)
Malaikat
Jurang Maut ini memimpin para malaikat lain untuk menyiksa para manusia
yang tidak memakai meterai Allah di dahinya selama 5 bulan. Rupa Abadon
dan para malaikat ini dalam bentuk belalang-belalang seperti kuda yang
disipakan untuk peperangan, di atas kepala mereka ada sesuatu yang
menyerupai mahkota emas, dan muka mereka sama seperti muka manusia,
rambut seperti rambut perempuan, gigi seperti singa, dada seperti baju
zirah, bunyi sayap mereka seperti bunyi kereta yang ditarik banyak
kuda, yang sedang lari ke medan peperangan, ekornya seperti
kalajengking dan ada sengatnya, di dalam ekor mereka terdapat kuasa
untuk menyakiti manusia lima bulan lamanya. Peristiwa ini terjadi pada
akhir zaman ketika malaikat meniupkan sangkakala ke lima. Para Malaikat
ini hanya menyiksa tetapi tidak mencabut nyawa manusia pada 7 tahun
masa kesusahan di akhir zaman nanti.

Dede Wijaya, PESONA ALKITAB, PBMR ANDI


http://www.in-christ.net/4_nama_malaikat_dalam_alkitab

5 komentar:

Anonim mengatakan...

mmm.. kok kalo cerita yg saia dapet beda ya?? klo cerita yg saya dapet di demonical bible kok Lucifer tu dibuang ke dunia bawah gara2 waktu adam diciptakan.. Tuhan bersabda kepada para malaikat untuk selalu menjaga dan melindungi manusia, tetapi Lucifer merasa direndahkan karena pangkatnya yang tinggi, tetapi harus melayani manusia.. makanya Tuhan murka.. sejak pembuangan Lucifer ke Dunia bawah, barulah Lucifer merasa Tuhan sudah tidak menyayangi dia lagi.. barulah Lucifer menghujat Tuhan akan menyaingi dan ingin menyamai-Nya. gimana?? yg bener yg mana nih??

-VanZ- mengatakan...

wah kalo saya sih denger nya juga mirip mirip dikit sama artikel ini...

setau aku sih Lucifer ini adalah malaikat yang punya pangkat tinggi dan ingin menyaingi Tuhan nya...

dan oleh karena itu dia di buang ke bumi...

kalo cerita yang saya dapat sih seperti ini...

mungkin ada versi lain??

Anonim mengatakan...

Semoga kita menjadi semakin takut akan TUHAN & hidup benar

Anonim mengatakan...

Yang benar bahwa yang membangkang atas perintah Allah adalah Iblis dan nama dari iblis itu adalah LUCIFER, dia bukan golongan malaikat. Malaikat diciptakan oleh Allah dari cahaya, sedangkan iblis adalah bangsa jin yang mana dia tercipta dari api.
Saat nabi Adam selesai diciptakan Allah maka Allah memerintahkan semua makhluknya untuk hormat kepada nabi Adam, Dia berfirman "Sujudlah kepada Adam"(Al-Baqoroh ayat 34)
Namun iblis yang berada ditengah-tengah para malaikat telah menyimpan kedengkian kepada nabi Adam dan mengingkarinya. Kata Iblis "Saya lebih baik darinya.Engkau ciptakan aku dari api dan dia(Adam) dari tanah".(Al-A'raf ayat 12)
Allah berfirman"Turunlah kamu dari surga-Ku, karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri didalamnya, maka keluarlah sesungguhnya kamu termasuk golongan yang hina".(Al'A'raf ayat 13)
Lebih lengkapnya saya mendapatkannya di AlQura dan Terjemahannya, silahkan anda pelajari dan gali karena saya telah membandingkan isi dari Alkitab/ Injil baik yang edisi lama atau terbaru, tidak selengkap Alquran. Dan tulisan serta makna yang terkandung didalamnya dijamin masih asli 100% karena tidak ada seorangpu yang berani merubah atau memodifikasi isi Al Quran sesuai ego/nafsunya. Beda sekali dengan Alkitab2 yang saya baca, satu bilang begini nanti yang lain artinya begitu dan karena telah diIndonesiakan, sy ragu dengan keaslian isinya.

Anonim mengatakan...

Penafsiran memang banyak, tetapi keaslian isi Alkitab tidak bisa disamakan dengan penafsiran2 yang ada. Mungkin yang Anda maksud adalah versi penafsiran. Tetapi keaslian isi Alkitab itu sendiri tidak akan pernah bisa dirubah ataupun dimodifikasi. Bentuk dan isi-Nya sudah melewati masa yang sangat lama serta fase kanonisasi, jadi manusia tidak bisa sembarangan mengubah-Nya. Dan juga pasti dengan tuntunan tangan Tuhan atas Lembaga Alkitab Indonesia dalam proses penerjemahannya, keaslian isi bisa semakin rapi dalam tahapan revisi. Mengenai penafsiran, harap teman-teman sekalian bersikap kritis dan menyelidiki setiap penafsiran2 sesuai dengan dasar Kebenaran yang ada. Sekian, Tuhan berkati

Poskan Komentar

Silakan Tuliskan Komentar Anda ^^