Jumat, 26 Juni 2009
Kenali Gejala Keguguran
yang juga harus Anda perhatikan ketika gejala-gejala keguguran mulai Anda rasakan. Waspadai gejalanya.
Gejala keguguran meliputi :
- Pendarahan ringan maupun berat pada vagina, baik yang teratur maupun yang tidak teratur. Meskipun pendarahan
sering menjadi tanda pertama keguguran, pada masa trisemester pertama kehamilan mungkin juga terjadi pada
kehamilan yang normal. Dan biasanya pendarahan terjadi terus menerus, paling tidak selama 3 hari.
- Rasa sakit. Mungkin Anda mengalami keram pada panggul, sakit pada perut bagian tengah atau sakit pada bagian
bawah punggung. Sakit mungkin akan dirasakan selama beberapa jam hingga beberapa hari setelah pendarahan
dimulai.
- Penggumpalan darah atau keabu-abuan pada jaringan lunak (pada janin) yang melewati vagina. Ketika Anda
mendapati gumpalan darah tersebut, bawalah kepada dokter untuk mengeahui kepastian apakah Anda mengalami
keguguran atau tidak.
- Kelelahan yang teramat sangat. Anda merasa loyo dan tidak bertenaga, lemas dan tidak mampu menopang tubuh
dengan baik. Bisa jadi ini merupakan tanda awal akan terjadi keguguran.
Tidak selalu mudah untuk mengatakan apakah keguguran memberi peranan. Keguguran kadang tidak terjadi pada
gejala awal tetapi ada mata rantai yang terjadi selama beberapa hari.
Hal-hal yang dapat meningkatkan risiko keguguran :
1. Usia Anda di atas 35 tahun
2. Pernah mengalami keguguran sebelumnya (tiga kali atau lebih)
3. Sindrom Polycystic ovary, dimana dapat menyebabkan masalah ovulasi, obesitas, meningkatkan tingkat hormon
pada pria dan meningkatkan risiko diabetes.
4. Terinfeksi bakteri atau virus semasa kehamilan
5. Sejarah melahirkan dengan bayi cacat
6. Terkena bahan kimia seperti, benzene, arsenic atau formaldehyde sebelum dan selama kehamilan.
7. Meminum minuman berakohol
8. Merokok ketika hamil
9. Penggunaan obat-obatan terlarang
10. Terkena gigitan ular
11. Mengonsumsi banyak kafein selama kehamilan
Chorionic Villus Sampling (CVS) atau amniocentesis untuk memeriksa kemungkinan lahir cacat atau masalah genetik.
Ketika dilakukan oleh orang yang terlatih, satu penelitian menunjukkan bahwa tes tersebut terdapat risiko keguguran
sekitar 1 berbanding 400. Beberapa penelitian menunjukkan risiko yang lebih tinggi. Risiko besar ini mungkin cenderung
kepada medical center yang kurang berpengalaman, khususnya untuk CVS.
Namun, berhadapan dengan monitor komputer atau selimut listrik, hubungan seksual dan latihan-latihan fisik ringan
tidak meningkatkan risiko keguguran.
Credit to : A Honest Boy New
Ciri Ciri Orang Hamil
Mungkin sudah banyak dari rekan rekan-rekan yang tahu apa itu hamil/mengandung, namun tidak sedikit pula yang tidak tahu atau kurang paham tentang tanda tanda kehamilan. Yang saya maksudkan dengan tanda tanda kehamilan disini yaitu apa apa saja yang dialami seorang wanita saat hamil atau menjelang akan hamil.
Untuk mengatakan seorang wanita itu hamil, maka perlu dilakukan kajian terlebih dahulu terhadap data subyektif dan obyektif yang ditemukan pada wanita tersebut. Data subyektif artinya segala sesuatu yang dirasakan atau dialami oleh wanita yang sedang hamil atau sering disebut dengan gejala kehamilan sedangkan data obyektif adalah segala hal yang bisa diamati oleh orang lain pada diri seorang wanita yang sedang hamil atau sering diistilahkan dengan tanda kehamilan. Tanda kehamilan sendiri dibagi lagi menjadi tanda kehamilan tidak pasti dan tanda kehamilan pasti.
Gejala Kehamilan Tidak Pasti :
* Tidak haid adalah gejala pertama yang dirasakan oleh seorang wanita yang menyadari kalau dirinya sedang hamil. Penting untuk dicatat tanggal hari pertama haid terakhir guna menentukan usia kehamilan dan memperkirakan tanggal kelahiran. Rumus sederhana menentukan tanggal kelahiran yaitu tanggal ditambah 7 sedangkan bulan dikurangi 3, dihitung dari tanggal pertama haid terakhir.
* Mual dengan diikuti muntah ataupun tidak sering terjadi pada bulan bulan pertama kehamilan.
* Mengidam atau menginginkan sesuatu baik itu makanan, minuman atau hal hal yang lain.
* Gangguan buang air besar karena pengaruh hormonal.
* Sering kencing terutama bila kehamilan sudah besar.
* Kadang kadang wanita hamil bisa pingsan di keramaian terutama pada bulan bulan awal kehamilan.
* Tidak ada nafsu makan, mungkin ada hubungannya dengan mual mual diatas.
Tanda Kehamilan Tidak Pasti :
* Perubahan warna kulit menjadi lebih gelap dari sebelumnya yang kira kira terjadi diatas minggu ke 12 kehamilan.
* Keputihan atau keluarnya cairan berlebihan dari vagina karena pengaruh hormonal.
* Gusi bengkak terutama pada bulan bulan pertama kehamilan.
* Perubahan payudara menjadi lebih tegang dan membesar.
* Pembesaran perut terutama tampak jelas setelah kehamilan 14 minggu.
* Tes kehamilan memberikan hasil positif.
Tanda Pasti Kehamilan :
* Pada perabaan di bagian perut dirasakan adanya janin serta gerak janin.
* Bila didengarkan menggunakan alat Doppler maka akan terdengar detak jantung janin.
* Pada pemeriksaan USG dilihat gambaran janin.
* Pada pemeriksaan rontgen terlihat gambaran rangka janin.
Barangkali rekan rekan masih bingung, mengapa disebut gejala atau tanda kehamilan tidak pasti, hal tersebut karena pada wanita yang mempunyai gejala atau tanda tanda kehamilan tidak pasti diatas masih ada kemungkinan mengalami kelainan lain yang memberikan gejala atau tanda yang sama. Misalnya pada wanita dengan pseudosiesis (wanita yang sangat menginginkan hamil) maka gejala gejala hamil diatas juga akan ia rasakan, walau sebenarnya wanita tersebut tidak hamil.
Credit to : http://53ptin4.wordpress.com/2008/06/30/ciri-ciri-orang-hamil/
Kamis, 25 Juni 2009
Obat-obatan Yg Dilarang Digunakan Selama Kehamilan
2-3% dari seluruh cacat bawaan disebabkan oleh obat-obatan.
Obat berpindah dari ibu ke janin terutama melalui plasenta (ari-ari), yaitu melalui jalan yang sama yang dilalui oleh zat gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin.
Di dalam plasenta, obat dan zat gizi di dalam darah ibu melewati selaput tipis yang memisahkan darah ibu dengan darah janin.
Obat yang diminum oleh wanita hamil bisa mempengaruhi janin melalui beberapa cara:
Pengaruh obat terhadap janin tergantung kepada tingkat perkembangan janin dan dosis serta kekuatan obat. Obat tertentu yang diminum pada awal kehamilan (sebelum hari ke 17 setelah pembuahan), bisa menyebabkan kematian janin atau tidak mempengaruhi janin sama sekali. Pada saat ini janin sangat kebal terhadap cacat bawaan. Pada hari ke 17-57 setelah pembuahan (dimana organ tubuh mulai terbentuk), janin sangat rentan terhadap terjadinya cacat bawaan. Obat yang sampai ke janin bisa menyebabkan keguguran, cacat bawaan yang terlihat jelas atau cacat yang baru tampak di kemudian hari. Obat yang diminum setelah organ tubuh janin terbentuk sempurna, memiliki peluang yang kecil untuk menyebabkan cacat bawaan yang nyata, tetapi bisa menyebabkan perubahan dalam pertumbuhan dan fungsi organ dan jaringan yang telah terbentuk secara normal. OBAT ANTI-KANKER Jaringan janin tumbuh dengan kecepatan tinggi, karena itu sel-selnya yang membelah dengan cepat sangat rentan terhadap obat anti-kanker. Banyak obat anti-kanker yang bersifat teratogen, yaitu dapat menyebabkan cacat bawaan seperti: - IUGR (intra uterine growth retardation, hambatan pertumbuhan di dalam rahim) - Rahang bawah yang kurang berkembang - Celah langi-langit mulut - Kelainan tulang tengkorak - Kelainan tulang belakang - Kelainan telinga - Clubfoot (kelainan bentuk kaki) - Keterbelakangan mental. TALIDOMID Obat ini sudah tidak diberikan lagi kepada wanita hamil karena bisa menyebabkan cacat bawaan. Talidomid pertama kali diperkenalkan pada tahun 1956 di Eropa sebagai obat influenza dan obat penenang. Pada tahun 1962, talidomid yang diminum oleh wanita hamil pada saat organ tubuh janinnya sedang terbentuk, ternyata menyebabkan cacat bawaan berupa lengan dan tungkai yang terbentuk secara tidak sempurna, kelainan usus, jantung dan pembuluh darah. PENGOBATAN KULIT Isotretinoin yang digunakan untuk mengobati jerawat yang berat, psoriasis dan kelainan kulit lainnya bisa menyebabkan cacat bawaan. Yang paling sering terjadi adalah kelainan jantung, telinga yang kecil dan hidrosefalus (kepala yang besar). Resiko terjadinya cacat bawaan adalah sebesar 25%. Etretinat juga bisa menyebabkan cacat bawaan. Obat ini disimpan di dalam lemak dibawah kulit dan dilepaskan secara perlahan, sehingga efeknya masih bertahan sampai 6 bulan atau lebih setelah pemakaian obat dihentikan. Karena itu seorang wanita yang memakai obat ini dan merencanakan untuk hamil, sebaiknya menunggu paling tidak selama 1 tahun setelah pemakaian obat dihentikan. HORMON SEKSUAL Hormon androgenik yang digunakan untuk mengobati berbagai kelainan darah dan progestin sintetis yang diminum pada 12 minggu pertama setelah pembuahan, bisa menyebabkan terjadinya maskulinisasi pada kelamin janin perempuan. Efek tersebut tidak ditemukan pada pemakaian pil KB karena kandungan progestinnya hanya sedikit. Dietilstilbestrol (DES, suatu estrogen sintetis) bisa menyebabkan kanker pada anak perempuan yang ibunya memakai obat ini selama hamil. Anak perempuan ini di kemudian hari akan: - memiliki kelainan dalam rongga rahim - mengalami gangguan menstruasi - memiliki serviks (leher rahim) yang lemah sehingga bisa mengalami keguguran - memiliki resiko menderita kehamilan ektopik - memiliki bayi yang meninggal sesaat sebelum atau sesaat sesudah dilahirkan. Jika ibu hamil yang memakai DES melahirkan anak laki-laki, maka kelak dia akan memiliki kelainan pada penisnya. MECLIZIN Meclizin yang sering digunakan untuk mengatasi mabok perjalanan, mual dan muntah, bisa menyebabkan cacat bawaan pada hewan percobaan. Tetapi efek seperti ini belum ditemukan pada manusia. OBAT ANTI-KEJANG Beberapa obat anti-kejang yang diminum oleh penderita epilepsi yang sedang hamil, bisa menyebabkan terjadinya celah langit-langit mulut, kelainan jantung, wajah, tengkorak, tangan dan organ perut pada bayinya. Bayi yang dilahirkan juga bisa mengalami keterbelakangan mental. 2 obat anti-kejang yang bisa menyebabkan cacat bawaan adalah trimetadion (resiko sebesar 70%) dan asam valproat (resiko sebesar 1%). Carbamazepine diduga menyebabkan sejumlah cacat bawaan yang sifatnya ringan. Bayi baru lahir yang selam dalam kandungan terpapar oleh phenitoin dan phenobarbital, bisa mudah mengalami perdarahan karena obat ini menyebabkan kekurangan vitamin K yang diperlukan dalam proses pembekuan darah. Efek ini bisa dicegah bila selama 1 bulan sebelum persalinan, setiap hari ibunya mengkonsumsi vitamin K atau jika segera setelah lahir diberikan suntikan vitamin K kepada bayinya. Selama hamil, kepada penderita epilepsi diberikan obat anti-kejang dengan dosis yang paling kecil tetapi efektif dan dipantau secara ketat. Wanita yang menderita epilepsi, meskipun tidak memakai obat anti-kejang selam hamil, memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk melahirkan bayi dengan cacat bawaan. Resikonya semakin tinggi jika selama hamil sering terjadi kejang yang berat atau jika terjadi komplikasi kehamilan atau jka berasal dari golongan sosial-ekonomi yang rendah (karena perawatan kesehatannya tidak memadai). VAKSIN Vaksin yang terbuat dari virus yang hidup tidak diberikan kepada wanita hamil, kecuali jika sangat mendesak. Vaksin rubella (suatu vaksin dengan virus hidup) bisa menyebabkan infeksi pada plasenta dan janin. Vaksin virus hidup (misalnya campak, gondongan, polio, cacar air dan demam kuning) dan vaksin lainnya (misalnya kolera, hepatitis A dan B, influensa, plag, rabies, tetanus, difteri dan tifoid) diberikan kepada wanita hamil hanya jika dia memiliki resiko tinggi terinfeksi oleh salah satu mikroorganismenya. OBAT TIROID Yodium radioaktif yang diberikan kepada wanita hamil untuk mengobati hipertiroidisme (kelenjar tiroid yang terlalu aktif) bisa melewati plasenta dan menghancurkan kelenjar tiroid janin atau menyebabkan hipotiroidisme (kelenjar tiroid yang kurang aktif) yang berat. Propiltiourasil dan metimazol, yang juga digunakan untuk mengatasi hipertiroidisme, bisa melewati plasenta dan menyebabkan kelenjar tiroid janin sangat membesar. OBAT HIPOGLIKEMIK ORAL Obat hipoglikemik oral digunakan untuk menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes, tetapi seringkali gagal mengatasi diabetes pada wanita hamil dan bisa menyebabkan bayi yang baru lahir memiliki kadar gula darah yang sangat rendah (hipoglikemia). Karena itu untuk mengobati diabetes pada wanita hamil lebih baik digunakan insulin. NARKOTIKA & OBAT ANTI PERADANGAN NON-STEROID Narkotika dan obat anti peradangan non-steroid (misalnya aspirin), jika diminum oleh wanita hamil bisa sampai ke janin dalam jumlah yang cukup signifikan. Bayi yang lahir dari ibu pecandu narkotika bisa mengalami kecanduan sebelum dilahirkan dan menunjukkan gejala putus obat dalam waktu 6 jam - 8 hari setelah dilahirkan. Mengkonsumsi aspirin atau obat anti peradangan non-steroid lainnya dalam dosis tinggi selama hamil, bisa memperlambat saat persalinan dan juga bisa menyebabkan tertutupnya hubungan antara aorta dan arteri pulmoner sebelum lahir. Dalam keadaan normal, hubungan tersebut menutup sesaat setelah bayi lahir. Penutupan yang terjadi sebelum bayi lahir akan mendorong darah ke paru-paru yang belum berkembang sehingga memberikan beban yang berlebihan pada sistem peredaran darah janin. Jika digunakan pada akhir kehamilan, obat anti peradangan non-steroid bisa menyebabkan berkurangnya jumlah cairan ketuban. Aspirin dosis tinggi bisa menyebabkan perdarahan pada ibu maupun bayinya. Aspirin atau asam salisilat lainnya bisa menyebabkan peningkatan kadar bilirubin dalam darah janin sehingga terjadi jaundice (sakit kuning) dan kadang kerusakan otak. OBAT ANTI-CEMAS & ANTI-DEPRESI Jika diminum pada trimester pertama, obat anti-cemas bisa menyebabkan cacat bawaan, meskipun efeknya belum terbukti. Jika digunakan selama hamil, obat anti-depresi kebanyakan relatif aman, tetapi litium bisa menyebabkan cacat bawaan (terutama pada jantung). Barbiturat (misalnya phenobarbital) yang diminum oleh wanita hamil cenderung menyebabkan berkurangnya jaundice yang biasa ditemukan pada bayi baru lahir. ANTIBIOTIK Tetracyclin bisa melewati plasenta dan disimpan di dalam tulang serta gigi janin, bercampur dengan kalsium. Akibatnya pertumbuhan tulang menjadi lambat, gigi bayi berwarna kuning dan emailnya lunak serta menjadi rentan terhadap karies. Resiko terbesar terjadinya kelainan gigi terjadi jika tetrasiklin diminum pada pertengahan sampai akhir kehamilan. Streptomycin atau Canamycin bisa menyebabkan kerusakan pada telinga bagian tengah janin dan kemungkinan menyebabkan ketulian. Chloramphenicol tidak berbahaya bagi janin tetapi bisa menyebabkan penyakit yang serius pada bayi baru lahir, yaitu sindroma bayi abu-abu. Ciprofloxacin tidak boleh diberikan kepada ibu hamil karena bisa menyebabkan kelainan sendi pada hewan percobaan. Penicillin aman diberikan kepada wanita hamil. Kebanyakan antibiotik golongan sulfa yang diminum di akhir kehamilan bisa menyebabkan jaundice pada bayi baru lahir, yang bisa menyebabkan kerusakan otak. OBAT ANTIKOAGULAN Janin sangat rentan terhadap antikoagulan (obat anti pembekuan) warfarin. Cacat bawaan terjadi pada 25% bayi yang terpapar oleh obah ini selama trimester pertama. Selain itu, bisa terjadi perdarahan abnormal pada ibu maupun janin. Jika seorang wanita hamil memiliki resiko membentuk bekuan darah, lebih baik diberikan heparin. Tetapi pemakaian jangka panjang selama kehamilan bisa menyebabkan penurunan jumlah trombosit atau pengeroposan tulang (osteoporosis) pada ibu. OBAT-OBAT UNTUK PENYAKIT JANTUNG & PEMBULUH DARAH Beberapa wanita hamil memerlukan obat untuk penyakit jantung dan pembuluh darah yang sifatnya menahun atau yang baru timbul selama kehamilan (misalnya pre-eklamsi dan eklamsi). Obat untuk menurunkan tekanan darah seringkali diberikan kepada wanita hamil yang menderita pre-eklamsi atau eklamsi. Obat in bisa mempengaruhi fungsi plasenta dan digunakan secara sangat hati-hati untuk mencegah kelainan pada janin. Biasanya, kelainan timbul karena penurunan tekanan darah ibu berlangsung terlalu cepat dan menyebabkan berkurangnya aliran darah ke plasenta. ACE inhibitor dan thiazide biasanya tidak digunakan selama kehamilan karena bisa menyebabkan masalah yang serius pada janin. Digoxin (digunakan untuk mengatasi gagal jantung dan kelainan irama jantung) bisa melewati plasenta tetapi efeknya terhadap bayi sebelum maupun setelah lahir sangat kecil. Nitrofurantoin, vitamin K, sulfonamid dan Chloramphenicol bisa menyebabkan pemecahan sel darah merah pada wanita hamil dan janin yang menderita kekurangan G6PD. Karena itu, obat-obatan tersebut tidak diberikan kepada wanita yang menderita kekurangan G6PD. OBAT-OBAT YANG DIGUNAKAN SELAMA PERSALINAN Obat bius lokal, narkotika dan obat pereda nyeri lainnya biasanya melewati plasenta dan bisa mempengaruhi bayi baru lahir. Karena itu, jika selama proses persalinan diperlukan obat-obatan, maka diberikan efek terkecil yang masih efektif dan diberikan selambat-lambatnya agar tidak sempat sampai ke janin yang masih berada dalam rahim. OBAT SOSIALISASI & OBAT TERLARANG Merokok selama hamil bisa berbahaya. Berat badan lahir rata-rata dari bayi yang ibunya perokok adalah 170 gram lebih rendah dari bayi yang ibunya tidak merokok. Keguguran, kelahiran mati, lahir prematur dan sindroma kematian bayi mendadak lebih sering ditemukan pada bayi yang ibunya merokok selama hamil. Meminum alkohol selama hamil bisa menyebabkan cacat bawaan. Bayi yang lahir dari ibu yang mengkonsumsi alkohol dalam jumlah besar bisa mengalami sindroma alkohol. Bayi ini kecil, seringkali memiliki kepala yang kecil (mikrosefalus), kelainan wajah dan kelainan mental. Kadang terjadi kelainan sendi dan kelainan jantung. Bayi ini tidak berkembang dan kemungkinan akan meninggal sesaat setelah dilahirkan. Aspartam adalah pemanis buatan yang tampaknya aman digunakan selama hamil asalkan jumlahnya tidak berlebihan. Cocain yang digunakan selama hamil bisa meningkatkan resiko terjadinya keguguran, abrupsio plasenta, cacat bawaan pada otak, ginjal dan alat kelamin serta perilaku yang kurang interaktif pada bayi baru lahir. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemakaian marijuana dosis tinggi selama hamil bisa menyebabkan perilaku yang abnormal pada bayi baru lahir. |
Credit to : http://medicastore.com/penyakit/572/Obat-obatan_Yg_Dilarang_Digunakan_Selama_Kehamilan.html
Aborsi Itu Murah??
Mau Murah ya Pake Obat-obatan gitu lah...
tapi apakah Berhasil dan apa efek samping nya?
Setelah kami berkonsultasi dengan seorang Dokter di sebuah rumah sakit Jogja, di benarkan bahwa obat yang ber Judul Cytotec itu dapat menyebabkan keguguran dan seringkali di gunakan untuk Aborsi Ilegal. Obat ini Mudah di cari di K-24 tetapi untuk mendapatkannya memerlukan proses yang susah. tidak semua Apotik atau Toko Obat mau memberikan obat ini TANPA RESEP DOKTER. untuk harga secara Legal 1 Tablet nya adalah Rp 27.900 tetapi Kebanyakan Orang menjual obat ini secara Ilegal dengan Harga Rp 50.000 /Tablet. Wah Naik 2x Lipat tuh
Kami sempat melakukan penelitian di PKBI DIY dan menanyakan tentang Aborsi disana, PKBI DIY hanya menangani permasalahan KB dan Gagal KB tetapi tidak Menangani Permasalahan Aborsi, Begitu sih kata Dokter yang ada disana dan untuk Informasi yang lebih kami di alihkan ke sebuah Rumah Sakit Bersalin di daerah bantul. disana kami cukup Mendapatkan banyak Informasi salah satu nya adalah Cytotec dan Aborsi dengan Medis.
"Dokter Tidak akan Memberikan Obat Cytotec untuk Aborsi Karen itu bukan Jodoh-nya" kata Seorang Dokter di Rumah Sakit Tersebut. ya memang benar sih, Cytotec kan Obat Untuk Lambung. Dan Kami sempat menanyakan Harga Untuk Aborsi, Cukul Mengejutkan Harganya..
ada 3 Cara :
Pertama adalah Tanpa Bius : Pasien Sama Sekali tidak Menerima Bius dan akan Menerima rasa sakit 100%
Harganya : 3.5Jt
Cara Ke-2 adalah Bius Lokal : Pasien Akan di Bius pada bagian Tertentu dan Rasa Sakit akan di Kurangi Hingga 50%
Harganya : 5Jt
Cara Ke-3 adalah Bius Total : Pasien Akan di Bius Secara Keseluruhan (Pasien Akan Tertidur) rasa sakit di Kurangi Hingga 99%
Harganya : 7.5Jt
Gila boo.. Mahal Amat tuh Aborsi..
Dibandingkan Dengan Cytotec atau Obat Sejenis nya kok selisih Jauh Sekali ya...
Ternyata Cytotec juga memiliki Efek samping yang perlu di perhitungkan.. Cytotec Dapat Menyebabkan Pendarahan dan Berakibat Kematian.. Itulah yang perlu diperhitungkan...
yang murah belom tentu aman lho...
Credit to : Cheese Board
Hubungan Intim Saat Haid Apakah Bahaya?
Pada saat menstruasi, disarankan bagi seorang perempuan untuk tidak melakukan hubungan seksual. Rahim seorang perempuan yang sedang menstruasi berisi luruhan lapisan endometrium yang terdiri dari darah dan sel-sel kelenjar endometrium. Sehingga bila perempuan tersebut melakukan hubungan seksual maka ada beberapa risiko yang mungkin terjadi.
Yang pertama adalah risiko terjadinya infeksi organ reproduksi. Pada saat menstruasi karena adanya darah yang turut keluar, mengundang datangnya kuman-kuman, karena kuman sangat menyenangi darah sebagai media pertumbuhan mereka. Saat melakukan hubungan seksual, terjadi friksi-friksi pada dinding vagina yang memungkinkan terjadinya luka atau lecet pada dinding vagina.
Dengan adanya luka atau lecet tersebut, kuman yang jumlahnya sedang meningkat mudah masuk ke organ reproduksi kita dan menyebabkan infeksi organ reproduksi yang nantinya akan menyebabkan berbagai keluhan termasuk ketidaksuburan.
Yang kedua adalah risiko terjadinya endometriosis. Pada saat melakukan hubungan seksual, apalagi jika mengalami orgasme, terjadi kontraksi dari organ-organ reproduksi kita, termasuk rahim. Kontraksi tersebut mendorong darah menstruasi masuk ke rongga perut melalui tuba atau saluran telur kita.
Darah yang mengandung sel-sel endometrium yang telah masuk ke rongga perut atau tuba dapat tumbuh dan memperbanyak diri di tempat tersebut dan ikut memproduksi darah pada saat menstruasi selanjutnya. Hal inilah yang disebut endometriosis. Hal ini dapat mengurangi kesuburan kita, apalagi bila menutupi saluran telur.
Dengan kedua risiko di atas, maka sangat tidak disarankan bagi seorang perempuan untuk melakukan hubungan seksual saat terjadi menstruasi.
Credit to : http://henlia.wordpress.com/2007/01/11/hubungan-intim-saat-haid-apakah-bahaya/
SEX itu Menyehatkan
Tahukah anda bahwa sex itu sebenarnya menyehatkan ? ya benar .. sex sangatlah menyehatkan, tapi Artikel ini khusus bagi mereka yang sudah resmi menikah dan artikel ini tidak mengajak siapapun yang punya hubungan gak resmi untuk melakukan sex, sangat tidak dibenarkan !!!
Ini dia hasil study yang telah dilakukan :
1. Studi menunjukkan bahwa ketika wanita bercinta, mereka memproduksi hormon estrogen dua kali lipat, yang membuat rambut mereka berkilau dan kulit mereka lebih halus. (Tak perlu beli shampo!)
2. Hubungan intim yang lembut dan rileks mengurangi resiko terkena dermatitis, mengurangi jerawat dan membuat kulit bercahaya. (Tak perlu pembersih muka!)
3. Seks juga membakar kalori yang telah disantap sebelumnya, misalnya dalam acara makan malam yang romantis. (Tak perlu ikut program pelangsingan tubuh!)
4. Seks merupakan olahraga yang paling aman, karena meregangkan dan menggerakkan seluruh otot-otot tubuh. Dan tentu saja, jauh lebih asyik, ketimbang berenang 20 kali bolak-balik. (Tak perlu ikut fitness!)
5. Frustasi atau depresi ringan? Para ahli mengatakan bahwa seks adalah ‘obat’ instan untuk menyembuhkan kedua hal itu. Sebab, seks membuat tubuh melepas endorfin kedalam aliran darah, yang kemudian memproduksi rasa eforia. Hasilnya, anda merasa diri anda menjadi lebih komplet. (Tak perlu beli BMW!)
6. Lebih banyak seks yang anda lakukan, lebih banyak lagi kenikmatan yang akan anda tawarkan kepada pasangan. Tubuh yang aktif secara seksual, memberi zat kimia yang disebut feromon. Ini adalah aroma yang akan membuat lawan jenis anda tergila-gila. (Tak perlu pergi ke dukun!)
7. Seks adalah ‘obat penenang’ teraman di dunia. Konon, efektivitasnya 10 kali lebih baik ketimbang valium. (Tak perlu beli obat penenang!)
8. Berciuman setiap hari juga akan membuat anda tak perlu sering-sering berkunjung ke dokter gigi. Berciuman membuat ludah mencuci bekas-bekas makanan dan mengurangi kadar asam yang mengakibatkan pembusukan, serta mencegah penumpukan plak. (Tak perlu beli obat kumur!)
9. Sakit kepala juga bisa dihilangkan oleh seks yang nikmat. Sesi-sesi percintaan akan melepas ketegangan yang menghalangi beredarnya darah di otak. (Tak perlu beli obat sakit kepala!)
10. Kegunaan seks yang terakhir adalah sebagai antihistamin. Seks akan membantu memerangi asma dan demam. (Tak perlu beli tabung oksigen!)
Klo masih ada yang lain, siapapun boleh menambahkan Artikel yang berhubungan dengan masalah ini … thanks a lot !
Credit to : Nyem.or.id
MARAKNYA PEREDARAN OBAT DAFTAR G UNTUK ABORSI 1
Sering kita baca pada iklan baris/kolom di beberapa media massa di Jateng dan DIY misalnya Harian Mtor, SM, KR. Cara mengiklankannya dengan bahasa tawaran “Obat telat bulan/awas wanita hamil”. Sebenarnya ini hanya kedok saja bagi penjual obat ilegal tersebut untuk coba-coba menawarkan orang melakukan tindak “aborsi” dengan berbagai macam alibi.
Iklan di media massa tersebut dimana para penjual Obat daftar G ilegal khususnya untuk terlambat bulan menawarkan dengan nominal 350 ribu rupiah sampai dengan 1,5 juta rupiah. Obat ini ditawarkan untuk para pasangan suami istri atau bukan dengan jaminan uang kembali apabila Kehamilan yang Tidak Dikehendaki (KTD) tidak juga gugur. Dengan kata lain, mereka menawarkan obat untuk aborsi “Ilegal” karena obat tersebut dijual tanpa resep dokter.
Obat dimaksud mengandung sejenis hormon prostaglandin yang dijual dengan merk dagang dari pabrik bernama Cytotec, dengan bentuk fisik tablet warna putih segi enam. Obat tersebut sebenarnya digunakan untuk pengobatan gangguan lambung tetapi mempunyai efek samping terhadap kontraksi uterus/rahim.
Dalam dosis kecil obat menyebabkan efek samping mengeluarkan darah dari rahim (ditandai bercak-bercak darah), sedangkan pada dosis yang besar akan menyebabkan keguguran janin karena menyerang kondisi janin yang masih muda. cara pemakaian untuk praktek ilegal aborsi ini maka tablet dimasukkan dalam (maaf) vagina sementara sebagian diminum oral . Ada juga yang diminum tersebut dicampur jamu tertentu dengan digerus terlebih dahulu dan diiringi terapi pemijatan.
Modus kejahatan terselubung ini tak terlepas dari peran apoteker/asisten apoteker hitam dalam hal pengadaan obat tersebut. Dalam hal ini peran pihak yang berwenang dalam hal ini BPOM untuk menghentikan kegiatan-kegiatan seperti ini sangatlah diharapkan. Pemberian sanksi yang tegas terhadap apotek yang ketahuan menjual obat daftar G tanpa resep dokter, serta juga selalu meng-crosscheck data penjualan obat tersimpan dalam database apotek atau data pesanan obat dari apotek ke PBF (Pedagang besar farmasi, red.) sedikit banyak akan mencegah terjadinya praktek-praktek abortus ilegal yang sangat-sangat tidak manusiawi dan melanggar hukum tersebut.
Peran dari media massa juga sangat signifikan dalam penyalah gunaan penggunaan obat tersebut. Hal ini dengan memberikan peluang bagi penjual obat ilegal tersebut memasang iklan. Walaupun pihak media massa cetak bisa memberika alasan “isi iklan diluar tanggung jawab redaksi” tetapi perannya sebagai “kontrol sosial” masyarakat sangat diharapkan. Dengan menyortir saja semua iklan yang masuk ke redaksi dengan sedikit lebih cermat sehingga iklan-iklan yang menyesatkan tidak bisa muat cetak, maka media sudah cukup membantu menghindari meluasnya bisnis ilegal aborsi ini. Apalagi dalam UU Pers Bab IV (Perusahaan Pers) Pasal 13b sangat-sangat tegas mengatur hal tersebut. “Perusahaan Pers dilarang memuat iklan : minuman keras, narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “
Credit to : http://cytotec-obat-pemusnah.blogspot.com/feeds/posts/default